Pencapaian JR Saragih Di Bidang Kesehatan

Aspek yang penting bagi kesejahteraan masyarakat adalah kesehatan. Kesehatan dalam hal ini mencakup kesehatan individu dan kesehatan masyarakat/lingkungan hidup. Oleh karena itu pemerintah menyediakan pelayanan masyarakat berupa Pusat Kesehatan Masyarakat atau dengan kata lain Puskesmas.

Puskesmas adalah organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat.

Upaya kesehatan tersebut diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai derajad kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan. Kesehatan, merupakan faktor yang sangat penting bagi pembangunan human capital, salah satu syarat agar individu bisa bekerja dan memilki produktivitas yang tinggi adalah kondisi tubuhnya yang sehat.

Dengan memilki tingkat kesehatan dan gizi yang cukup, adapun kemungkinan di kemudian hari ada yang sakit tidak perlu kesulitan untuk mengobatinya karena tersedianya fasilitas kesehatan yang terjangkau Sebelum Pemerintahan J.R.Saragih kondisi pelayanan di masyarakat Simalungun cenderung makin menurun dari tahun ke tahun. Meskipun puskesmas sudah tersedia hampir di setiap kecamatan (bahkan lebih dari satu puskesmas namun banyak yang belum berfungsi optimal.

Tenaga dan peralatan medis yang ada selain terbatas, juga sering tidak berada di tempat. Sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Simalungun, dilakukan kebijakan pembangunan dan peningkatan kualitas sejumlah sarana kesehatan, seperti puskesmas induk, puskesmas pembantu serta pengadaan sarana dan fasilitas kesehatan lainnya.

Program kesehatan tidak tidak hanya bermanfaat bagi yang menerimanya, akan tetapi juga memiliki efek eksternal bagi orang-orang yang berada di sekitarnya. Perbaikan tingkat kesehatan akan mengurangi resiko terkena penyakit bagi orang-orang yang berada di seitarnya.. Pada tahun 2012, jumlah sarana kesehatan di Kabupaten Simalungun terdiri dari delapan buah Rumah Sakit(RS), terdiri atas dua buah RS pemerintah,tiga RS swasta , dan tiga RS perkebunan. Juga, terdapat 34 unit puskesmas, 167 unit puskesmas pembantu , 113 poskesdes, dan 1.329 posyandu.

Dengan kian banyaknya tersedia sarana kesehatan di wilayah ini , diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat. Selain itu , juga terdapat tenaga kesehatan di Kabupaten Simalungun pada 2012 ini berjumlah 163 orang, meliputi: dokter umum (114 orang), dokter spesialis (33 orang), dan dokter gigi (37 orang). Di luar itu, terdapat bidan (538 orang), bidan PTT (399 orang) perawat (238), dan perawat gigi (24 orang).

Memperkuat Sumber daya yang ada dan memaksimalkan pelayanan yang apa adanya adalah salah satu program dari J.R.Saragih. Untuk mengawalinya dimulai dari Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun. J.R.Saragih membuat terobosan yang cukup inovatif yakni dengan membuka Puskesmas 24 Jam, hal ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga masyarakat Simalungun yang sangat membutuhkan. Pada awalnya puskesmas 24 jam tentunya mengalami kesulitan didalam menjalani program ini, akan tetapi seiring berjalannya waktu dan adanya perbaikan managemen yang tepat hal ini dapat segera ditangani.

Untuk memberikan pelayanan yang maksimal dibuatlah pembagian waktu bekerja (tenaga medis dan paramedis) ke dalam tiga shift. Hal ini otomatis membuat pelayanan di Puskesmas terus berjalan sepanjang 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan . Warga masyarakat yang berada di lokasi jauh dari Puskesmas bisa datang kapan saja serta dapat dilayani oleh tenaga medis dan paramedis yang ada di Puskesmas. Selain masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan setiap waktu biaya yang dikenakan sudah pasti murah, terjangkau, namun berkualitas.

Dengan adanya puskesmas 24 jam diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi. Waktu tidak lagi menjadi kendala di dalam berobat dan adapun kecelakaan yang terjadi di malam hari,yang menjadi korban dapat segera ditangani. Peningkatan jangkauan layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Simalungun diarahkan dengan upaya menitikberatkan kepada pelayanan kesehatan masyarakat, pengendalian berbagai penyakit menular dan peningkatan gizi keluarga.

Sektor kesehatan memiliki nilai instrinsik dalam meningkatkan kemampuan dan kebebasan individu. Dalam meningkatkan pendapatan dan memperkuat kemampuan individu. Investasi dalam kesehatan merupakan elemen yang penting dari strategi kemiskinan. Karenanya, program sosial seperti kesehatan, secara umum akan mempengaruhi pembangunan manusia, dan konsekuensinya, peningkatan pengeluaran pemerintah dalam program tersebut diharapkan akan menghasilkan indikator yang lebih baik.

Dengan terobosan inovatif membuka Puskesmas 24 Jam terjadi peningkatan kinerja dan pelayanan kesehatan bagi warga-masyarakat Simalungun yang pada akhirnya membuat Bupati J.R. Saragih mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Pusat, yakni memberikan anugrah Goverment Award pada 11 Mei 2012.
Previous
Next Post »